Tentang Barang Kenangan

publikasi-bkk

Sadar ataupun tidak, kehidupan manusia sehari-hari adalah kenangan: melahirkannya, memeliharanya, sampai pada waktunya menjadi hari, hari untuk mengenang.

Pun, entah sepi entah ramai yang menyelimuti, manusia lahir dan mati dengan sebuah kenangan. Maka, lahirlah buku kecil ini, bentuk perayaan dari cerita yang terhampar.

Daripada mencaci cerita lama, bukankah lebih indah sembunyikannya Dalam sebuah kenangan, kau bisa memilihnya untuk pergi atau kembali.

Dan dalam sebuah barang kenangan, kita bersenang- senang pada masa lalu. Pun, tulisan yang ada di dalamnya. Terhimpun satu persatu dari masa ke masa.  Buah dari rimbun kisah anak manusia yang riuh menerjemah hati.

Dan barangkali beginilah cara saya membangun ingat. Sebab banyak yang takut pada kenangan, padahal, pilih dan pilah, tak perlu resah, kau pun justru bisa tersenyum rekah. Dan tentu saja, kau pun bisa memilihnya menjadi wajah yang membasah

Bagi setiap orang: cinta, rindu, luka, dan benci tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Kadang saling menggenggam. Tak mau mengalah. Penuh lelah dan terengah-engah.

Biarlah saya coba tampilkan sebuah barang kenangan kepada pembaca untuk memungut makna, melerai, memulangkan, merayakan, menertawakan, atau sekadar menjadi setumpuk nostalgia tak bernyawa.

“Suka duka kita”, kata Rendra, “bukanlah sesuatu yang istimewa karena setiap orang mengalaminya”. Jadi, mungkin saja tidak ada yang istimewa dari buku ini. Tapi tentu saja, diharapkan penerima serangkaian isi buku ini mampu memaknainya dengan bening dan lepas, degup dan air mata biarkan saja bila nanti ada.

Jadi? Selamat Mengenang!

***

Cara memesan buku Barang Kenangan bisa dilihat di link berikut: info pemesanan.