ijonk 4 mini

Seumpama Senja

Seumpama senja, aku hanyalah senjasenja patah di langit tua, begitu sulit menghilang dari langit. Seperti aku yang sakit kehilangan wajahmu meski sedikit. Apalagi kau lepas tak terkait, perih adalah nafasku. Dan senja dengan merahnya resah, tertatih antara lagu yang kehilangan nada dan suara, bernyanyi sepi menghantar sunyi. Semacam itulah aku menunggu suaramu, seakan dunia adalah 

Baca lagi…

ijonk 3 mini

Sebelum Senja Menua

Sebelum senja menua Langit menjadi sakit, dan kulitnya merah menggigit Tunggulah, sampai Aku dan kamu jemarinya erat mengait Mungkin waktunya senja menua, Tapi aku denganmu, masih ingin berdua Sebelum senja menua, dan ikanikan sembunyi di bebatuan Aku masih ingin menggigil bersandar pada punggungmu Merapal hurufhuruf tua yang kelak menjadi anak kita Atau sekadar tertawa melihat 

Baca lagi…

Ijonk 2 mini

Haruskah Lewati Jalan Ini

Haruskah aku lewati jalan ini, hei kamu, ketika kemarin siang aku bersandar di sudut kabut yang terlambat surut, matamu hanya sekali menusuk jendela mataku: kemana aku ke arahmu. Inikah jalan yang perlu kujejak, jalan menuju kesepianmu yang matang di masak rindu. Kau melewatiku tanpa sedikitpun memberi sedikit sandi, kecuali degup hati, tak mungkin aku kan 

Baca lagi…

ijonk 1 mini

Pulang

Kecuali pulang, hendak kemanakah dirimu saat merasa ada yang hilang. Selain pulang, kearah manakah aku berhenti bertualang. Kau dan aku mungkin juga hanyalah pertemuan tak sengaja saat memilih pulang. Biarkan semua berjalan tanpa penghalang. Kita berjalan saling menunjuk alamat pulang. Semoga kelak di antara kita datang menggandeng untuk sebuah rute baru dalam bertualang. Kemanapun aku 

Baca lagi…